Sapa Guru!

Selamat datang di laman tempat belajar bahasa Indonesia untuk kelas VIII SMP Negeri 3 Malang, di sini kalian akan belajar bersama kami selama 4 bulan ke depan atau bisa lebih. Semoga kita bisa saling bekerjasama, terimakasih!

Materi Belajar

Kita akan belajar tengtang; 1. Teks Fabel (Lihat) 2. Teks Biografi (Lihat) 3. Teks Prosedur (Lihat) pada semester gasal di tahun 2016 ini. Semoga kita bisa berhasil dalam belajar, amin. Khusus Kelas 8.1, Kelas 8.2, Kelas 8.3, Kelas 8.4 dan Kelas 8.5 serta umum

Upacara Peringatan 10 November 2016 #4

Upacara Peringatan 10 November 2016





Semoga Video ini bermanfaat, terimakasih. 

Read more ...

18 M.Adib Aziz Awwaly - Kelas 8.4 - IMBUHAN

IMBUHAN

Membuat Kalimat
Me- :
1. a.Putra meralat jawabannya yang salah.
    b.Daffa melakukan pemanasan sebelum olahraga.
c.Ibu memasak Soto Ayam di dapur.
d.David selalu menodai baju olahraganya.
e.Saya meyakini bahwa Alloh itu ada.
2. a.Mereka senang mendaki Gunung Semeru.
b.Nina suka mencari kesalahan orang lain.
c.Ahmad suka menjawab pertanyaan Ibu guru.
d.Anak itu sedang menziarahi kuburan neneknya.
3. a.Ahmad dan ayahnya sedang menggali tanah di taman.
b.Dia menginjak kotoran kuda di tengah jalan.
c.Jangan suka menghina orang lain.
d.Saya mengundang saudara untuk makan.
e.Diharapkan seluruh siswa kelas 8 menghadiri acara ini.
f.Mengejek itu perbuatan tercela.
4. a.Sekolah memfasilitasi kantin untuk muridnya.
b.Walikota sudah memvakum daerah itu.
5. Ayah menanam bunga di taman rumah.
6. Kera itu suka mengorek ranting pohon.
7. Besi itu mematahkan leher sang perampok restoran.
8. Ibu menyapu sampah yang berserakan.

Ber-:
a. Danar suka berangan-angan kosong.
b.Kera berevolusi menjadi manusia prasejarah.
c.Sang bupati mendapatkan undian berhadiah dari presiden.
d.Pemuda itu kerjaanya setiap hari adalah berdagang.
e.Andi dan anggota pramukanya sedang berkemah.
f.Aku berfirasat tentang sesuatu yang unik.

Ter-:
1. a.Adib badannya tertinggi di kelas.
b.David anak tertua di kelas.
c.Ia anak terpintar di sekolahannya.
d.Ibu adalah orang terbaik yang pernah ada.
2. a.Tipu terpeleset di kamar mandi.
b.Orang itu tertabrak sepeda motor.
c.Rizky terjatuh dari tangga.
d.Ani tergores kaca di kamarnya.
3. a.Yudi tertembak ketika perang.
b.Syamsul tertusuk ketika perang.
c.Adi terinfeksi penyakit demam berdarah.
d.Buah itu terbelah menjadi dua.
4. Masalah itu terselesaikan.
5. a.Penjahat itu terdakwa melakukan kejahatan.
b.Anak itu tertuduh melakukan pencurian.
c.Dia tersalahkan karena ulah temannya.





Read more ...

04-Aisha Adristi-84



Read more ...

03-Aini Yatul Mufarroha-84


Imbuhan

I. Me + (r, l, m, n, ng, y, w)
   1. Me + r : Rudi meringkas buku paketnya.
   2. Me + l : Pencuri melarikan diri dari penjara.
   3. Me + m : Cali memaafkan kesalahan temannya.
   4. Me + n : Reni menaiki sepeda barunya.
   5. Me + ng : Angel suka menganga di kelas.
   6. Me + w : Danar mewakili kelas 8.4.
  Me + n (d, c, j, z)
   1. Men + d : Ayah mendorong mobil temannya yang mogok.
   2. Men + c : Rini sedang mencatat hasil diskusi kami.
   3. Men + j : Pak Tino menjual barang daur ulang.
   4. Men + z :Jamaah Riyadlul Jannah menziarahi makam K.H Mas Ahmad Subadar.
  Me + ng (g, h, a, i, u, e, o, q)
   1. Meng + g : Aini ingin menggapai cita-citanya setinggi langit.
   2. Meng + h : Adin sedang menghafalkan sandi morse.
   3. Meng + a : Dokter mengambil stetoskop di ruangannya.
   4. Meng + i : Kakak mengindahkan tamannya dengan bunga Mawar.
   5. Meng + u : Saiful mengubah namanya saat menjadi artis.
   6. Meng + e : Bersilaturahim dapat mengeratkan tali persaudaraan.
   7. Meng + o : Rina mengoles minyak kayu putih ke lengan tangannya.
   8. Meng + q :Dendi mengqodo puasanya di hari lain.
  Me + m (b, f, v)
   1. Mem + b : Murid SMP 3 Malang membaca buku fiksi sabtu pagi.
   2. Mem + f : Tomo memfitnah temannya sendiri.
   3. Mem + v : Hakim memvonis terdakwa pembunuhan.
  Me + nasal n (t)
   1. Murid itu menari dengan gemulai.
  Me + nasal ng (k)
   1. Kecoak itu mengacaukan suatu pesta ulang tahun.
  Me + nasal m (p)
   1. Pengrajin sedang memahat kayu.
  Me + nasal ny (s)
   1. Murid-murid bersama-sama menyapu halaman sekolah.

II. Makna imbuhan ber-
  Melakukan
   -. Reni sedang bersepeda dengan Rani.
  Memiliki
   -. Pak Budi berprofesi menjadi guru selama lima tahun.
  Mengeluarkan
   -. Pengrajin berkarya dengan sangat baik.

  Memakai
   -. Wanita bertopi itu teman tetanggaku.


III. Makna imbuhan ter-
   Paling
    -. Aini mendapat nilai tertinggi di Kota Malang.
   Tidak sengaja
    -. Nenek tadi tertabrak sepeda motor.
   Kena
    -. Anjing milik temanku tertembak pada bagian kakinya.
   Sudah di
    -. Masalah piket kelas terselesaikan setelah dimusyawarahkan.
   Yang di
    -. Reci menjadi terdakwa dalam kasus ini.
 

Read more ...

26 Rezha Audiatama - Kelas 8.4 - IMBUHAN

KATA IMBUHAN
 1.Me-
 I. bentuk
1.     Me+(r,l,m,n,ng,y)
·        Me+r  : Rezha sedang merapikan kamar tidurnya
·        Me+l   : Adi melupakan tentang masa lalunya
·        Me+m : Marina meminum bir di kafe
·        Me+n   : Galang menanak nasi di rumahnya
·        Me+ng: Adhib mengaji di rumah David
·        Me+y   :    Kita harus meyakini adanya Tuhan
2.     Me +n (d,c,j,z)
·        Me+n (d): Saya mendaki bersama vio di gunung
·        Me+n (c) : Abaka mencetak hasil fotonya di toko
·        Me+n (j)  : Adit dan rekannyamenjajah daerah regu gajah
·        Me+n (z) : Saya sedang menziarahi makam kakek saya
3.     Me+ng (g,h,a,i,u,e,o)
·        Meng+ng (g)   :Andreas menggunakan sepeda untuk pergi ke sekolah
·        Meng +ng (h)  : Fadil menghilangkan pensil temannya
·        Meng +ng (a)  : Bintang mengadu antara Tim 1 dan Tim 2
·        Meng +ng(u)  : Ajex mengumpat pada temannya karena kakinya berdarah
·        Meng +ng (e) : Rijen belajar mengeja di rumahnya
·        Meng +ng (o) : Saya sedang mengorganisasikan warga warga saya
4.     Me+m (b,f,v)
·        Me+m (b)     : Danar membasmi nyamuk di kamarnya
·        Me+m (f)      : Panji memfoto mantan yang sedang nikah
·        Me+m (b)     : Febi memfoto mantan yang sedang nikah
5.     Me+nasal n (t)
·        Abaka menari di panggung sekolahnya
6.     Me+nasal ng (k)
·        David mengatakan kebohongannya
7.     Me+nasal m (p)
·        Radit mematahkan kayu di tangannya
8.     Me+nasal ny (s)
·        Adit menyalahkan dia
 
2.Ber
Makna
1.     Melakukan
Saya sedang berjalan di mall
2.     Memiliki
Om todi sudah beristri
3.     Menghasilkan
Toni sedang berteriak di WC
4.     Memakai
Vio bergigi emas
2.Ter
Makna
1.     Paling
Anam anak terpendek di sekolah
2.     Tidak sengaja
Kaki dia terjatuh di tangga
3.     Terkena
Rezha tertembak oleh peluru pistol polisi
4.     Sudah di
Orang itu teratasi masalah tindak pidana karena masalahnya
5.     Yang di
Bila tertuduh karena mencuri bantal di rumah tetangga



Read more ...

32 Syafa Mardiana Putri - Kelas 8.4 - Rino Si Landak Sombong

Tema : Kesombongan
Kerangka karangan :
Orientasi :
Di hutan yang luas, warga desa dihebohkan dengan kedatangan warga baru   (landak  “Rino”).
Rino hewan yang ditakuti di desa sebelah.
Rino hewan yang pandai.
Komplikasi :
Lulu, Pipit, Momo, Cicil dihadang perjalanannya oleh Rino.
Cicil mengejek Rino.
Rino marah, dan menancapkan duri di tubuhnya ke Cicil.
Cicil menangis kesakitan.
Rino mengajukan syarat kepada Cicill.
Resolusi :
Rino memberi obat penawar sakit ke Cicil.
Rino menjadi raja, namun raja yan sombong dan semena-mena.
Rino meminta maaf kepada semua warga desa.
Warga desa memaafkan Rino.
Koda :
Warga desa memaafkan Rino karena mereka berpendapat bahwa, orang bijak adalah orang yang menyadari kesalahannya dan berani meminta maaf.




Rino Si Landak Sombong
Suatu hari di hutan yang luas, warga hutan dihebohkan dengan kedatangan warga baru. Warga itu bernama Rino, “Dengar-dengar, Rino itu hewan yang pandai dan cukup ditakuti di desa sebelah” ucap Lulu si monyet.
Menjelang senja, Lulu, Pipit, Momo, dan Cicil bejalan-jalan ditengah hutan. Lalu tiba-tiba mereka dihadang oleh Rino, dengan lancangnyacicil mengejek Rino “oohh…. Ini yang namanya Rino, katanya ia cukup ditakuti tapi kok tubuhnya kecil sekali!”. Mendengar perkataan itu, Rino langsung naik darah dan menunjukkan duri tajam ditubuhnya, semua hewan itu malah tertawa terbahak-bahak. Rino makin kesal, dan akhirnya ia lari menuju Cicil dan menancapkan duri ditubuhnya ke badan Cicil, spontan Cicil menangis kesakitan. Rino akan memberi obat penawar rasa sakit itu asalkan mereka mau menjadikan Rino sebagai Raja, tanpa pikir panjang Cicil dan teman yang lainnyamenyetujui permintaan Rino dengan persetujuan Leo si raja hutan.
Rino pun memberikan obat penawar rasa sakit, Cicil senang karena lukanya dan rasa sakitnya sudah semakin membaik setelah diberi obat itu. Penobatan raja baru akan dimulai esok pagi, warga sebenarnya menyayangkan pergantian raja karena Leo telah menjadi raja yang baik. Hari esok pun tiba, penobatan dimulai dan Rino juga sudah menjadi raja. Namu ia suka semena-mena terhadap warganya, Rino suka menakut-nakuti warga dengan cara mengancam akan menusuk tubuh warga yang tidak hormat padanya menggunkan duri ditubuhnya.
Karena sikapnya itu, semua warga di desa sepakat untuk tidak akan mengikuti perintah yang dikatakan Rino sang raja. Merasa hidupnya tak berguna karena tidak ada hewan satupun yag mau bergaul dengannya, ia memutuskan untuk tidak menjadi raja lagi dan meminta maaf kepada seluruh warga desa di hutan atas perbuatan tercelanya itu. Dengan senang hati warga desa memaafkan perbuatan Rino, karena mereka berpendapat bahwa orang bijak adlah orang yang menyadari kesalahannya dan mau meminta maaf.










Read more ...

18 M.Adib Aziz Awwaly - Kelas 8.4 - KEHIDUPAN SANG SIMPANSE

Langkah menulis Teks Fabel :
1.  Menentukan Tema
2.  Menentukan Judul
3.  Menulis kerangka cerita (orientasi,komplikasi,resolusi,koda)
4.  Mengembangkan kerangka cerita
5.  Menyusun kembali cerita
6.  .Menentukan tokoh
7.  Menentukan latar waktu,tempat,suasana

1.Tema : Simpanse yang malang
2.Judul : Kehidupan Sang Simpanse
3.Orientasi :
Pada zaman dahulu hiduplah seekor simpanse yang malang. Ia tidak memiliki teman dan sangat kesepian. Ia juga berbeda dengan kawanannya. Ia memiliki badan yang kecil dan wajah berwarna biru.Suatu hari Simpanse itu menemukan sebuah benda begitu berkilauan.
Komplikasi :
Akhirnya Simpanse itu membawa pulang benda tersebut. Benda itu ketahuan oleh Simpanse yang lain. Mereka menghina barang yang ditemukan oleh sang Simpanse. Simpanse yang dihina tadi merasa berkecil hati terhadap barang yang ia temukan. Lalu, ia membawa benda tadi kembali ke tempat asalnya yaitu di Hutan. Tetapi keajaiban terjadi, benda tadi berubah menjadi sesosok Gorilla yang ingin melidungi Simpanse tersebut.
Resolusi :
Gorilla tersebut berjanji akan melindungi si Simpanse. Malam harinya, Simpanse mengajak Gorilla tersebut untuk bertemu kawanannya. Kawanannya sangat kaget melihat Gorilla bersama sang Simpanse itu.
Koda :

5.                                                         Kehidupan Sang Simpanse
        Pada zaman dahulu hiduplah seekor simpanse yang malang. Ia tidak memiliki teman dan sangat kesepian. Ia juga berbeda dengan kawanannya. Ia memiliki badan yang kecil dan wajah berwarna biru.Suatu hari Simpanse itu menemukan sebuah benda begitu berkilauan.
        Akhirnya Simpanse itu membawa pulang benda tersebut. Benda itu ketahuan oleh Simpanse yang lain. Mereka menghina barang yang ditemukan oleh sang Simpanse. Simpanse yang dihina tadi merasa berkecil hati terhadap barang yang ia temukan. Lalu, ia membawa benda tadi kembali ke tempat asalnya yaitu di Hutan. Tetapi keajaiban terjadi, benda tadi berubah menjadi sesosok Gorilla yang ingin melidungi Simpanse tersebut.
        Gorilla tersebut berjanji akan melindungi si Simpanse. Malam harinya, Simpanse mengajak Gorilla tersebut untuk bertemu kawanannya. Kawanannya sangat kaget melihat Gorilla bersama sang Simpanse itu.
        Akhirnya kawanan Simpanse tadi berjanji tidak akan menghina Simpanse tadi dan tetap menjalin kebersamaan satu sama lain.
6. Tokoh : Simpanse, kawanan Simpanse, Gorilla.
7. Latar Waktu : Malam Hari
Latar Tempat : Hutan
Latar Suasana : Mengharukan, Menyenangkan





Read more ...